Throwback Perjuangan Kader NU | Gus Muhammad Muhibbin Nur |
MEDIA IPNU - Perjalanan NU yang panjang melahirkan jutaan kenangan, sejarah dan nilai nilai yang besar termasuk di dalamnya melahirkan pejuang pejuang NU yang handal baik lokal maupun Nasional. Perjuangan kader dan tokoh NU tidak bisa kita anggap sepele, karena beliau saat berjuang membesarkan NU taruhannya tidak hanya harta benda namun juga nyawa.
Maka sebagai kader NU sejati (karena banyak kader NU karbitan yang setengah Mateng) harus mengambil hikmah
bagaimana berkhidmat di NU yang benar. Kami mengambil istilah agak keren yang
bernama “Throwback Perjuangan Kader NU”
Throwback adalah mengingat
kembali momen atau kenangan dari masa lalu, berupa kejadian tertentu yang memiliki nilai luhur
dalam kehidupan. “Throwback Perjuangan Kader NU” adalah memgambil hikmah dan
nilai luhur yang wajib ditiru. Semua momen hebat yang telah dilakukan oleh para
pejuang NU dalam membesarkan NU dan upaya NU dalam mengabdikan diri pada Nusa
dan Bangsa.
Momen Hebat Perjuangan para
pejuang NU tersebut adalah sebagai berikut :
Hadhratus Syeikh KH Hasyim
Asy’ari
Mbah Hasyim adalah pendiri NU dan
simbul pejuang NU yang patut kita tauladani. Karena ilmu dan ngalammahnya
beliau mendirikan pondok pesantren tebu Ireng setelah selesai belajar di Arab
Saudi
Beliau pencetus Resolusi Jihad
NU, sebagai tonggak perlawanan arek arek Surabaya dalam perang 10 November
1945. Yang dipertaruhkan jiwa raga, semua demi negara dan kebesaran NU
KH Abdurrohman Wahid
Beliau pejuang NU dan pejuang
kemanusiaan. Semasa hidupnya berjuang dibawah tekanan orde baru dan ancaman
pembunuhan oleh pemerintah orde baru yang resikonya nyawa. Bapak reformasi
Indonesia dan Presiden Indonesia. Beliau kader NU dan warga negara Republik
Indonesia yang berjuang untuk kemuliaan NU. Banyak jasa pemikiran dan gagasan
Gus Dur yang akhirnya menjadi pondasi berfikir para aktifis dan politisi.
Kedua beliau adalah contoh dan
ada 11 kader dan pejuang NU yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Mereka
semua berjuang dengan segala resiko jiwa raga, menjalani dengan lahir batin,
hanya semata mata untuk kebesaran NU, menjaga Marwah NU, menjaga Marwah Kyai,
demi kemaslahatan dan kemakmuran umat.
Maka, jika para kyai dan masyayih
dulu mau berjuang seperti itu, maka kita juga harus mau mengambil hikmah,
semangat dan cita cita luhur untuk menjaga Marwah Kyai dan NU dalam perjuangan
NU Nganjuk yang memiliki hajat memenangkan kader NU yang diusung para kyai dan
masyayih.
Memenangkan Gus Muhibbin adalah
menjaga Marwah Kyai dan NU. Kita harus mengambil tauladan pendahulu kita,
bagaimana beliau mengorbankan jiwa dan raga semua kemuliaan NU dan kemulian
Indonesia. Seorang Kader NU sejati akan berfikir seribu kali jika akan
berkhianat dan tidak loyal pada perjuangan kyai dan NU. Uang, beras dan gula
bukan ukuran kader NU untuk berpaling dari garis perjuangan. Tegak lurus untuk
Nganjuk Digdaya bersama Muhibbin Aushaf dalam Pilkada 2024. Semoga Allah
memberi kesuksesan. Amin
Penulis : HM. BASORI, M.Si (Direktur Sekolah Perubahan, Training,
Research, Consulting, and Advocacy)
Sumber: https://mediaperubahantv.com/berita/throwback-perjuangan-kader-nu
Baca juga:
- PAC IPNU IPPNU Pakisaji Malang Gelar Makesta, Tanamkan Nilai Aswaja
- Judi Online Surgawin: Fitur Utama dan Mengapa Banyak Diminati?
- Hidup itu Mudah, Egolah yang Mempersulit Kita
- Website Resmi SiRekan.com PP IPNU: Harapan dan Evaluasi Pengelolaan
- IPNU IPPNU Jateng Deklarasi Dukung Ahmad Luthfi dan Taj Yasin dalam Pilgub 2024
INFO: Ikuti terus informasi berita terikini dari Media IPNU dengan follow Instagram @mediaipnu. Anda juga bisa ikut berkontribusi mengirimkan berita kegiatan IPNU IPPNU di daerah Rekan/Rekanita dengan mengirim email ke redaksimediaipnu@gmail.com atau klik di SINI.